Rencana jadwal penerbitan SK tunjangan dari Jadwal pengiriman sinkronisasi dapodikdas 2013

Ditulis 8 Maret 2014 oleh virgoid
Kategori: Tak Berkategori

  1. Jan-feb 2014 : periode updating data dan sinkronisasi data
  2. Tanggal 1 maret 2014 : penutupan sinkronisasi (closing) data.pembaharuan data pada tanggal ini tidak akan masuk ke server P2TK Dikdas
  3. Tanggal 1- 15 Maret 2014 : Periode pengolahan data Triwulan I
  4. Tanggal 16-23 Maret : periode pengusulan SK tunjangan
  5. tanggal 24-31 Maret 2014 : periode penerbitan SK triwulan I
  6. bulan april 2014 : periode pembayaran tunjangan Triwulan I
  7. bulan Mei 2014 : periode updating data dapodik susulan triwulan II
  8. tanggal 1 juni 2014 P2T Dikdas akan menutup kembali server dapodik
  9. tanggal 1-14 Juni 2014 : periode pengolahan data triwulan II
  10. tanggal 15-23 juni 2014 : periode pengusulan susulan
  11. tanggal 23-31 juni 2014 : penerbitan SK susulan
  12. bulan juli 2014 : periode pembayaran triwulan II
  13. bulan juli-agustus 2014 : periode updating data
  14. tanggal 1 september : server ditutup oleh P2TK dikdas
  15. tanggal 1-15 september 2014 : periode pengolahan data triwulan III
  16. tanggal 15-22 september 2014 : periode pengusulan Triwulan III
  17. tanggal 23-31 september 2014 : penerbitan SK susulan triwulan III
  18. 1-14 oktober : pembayaran triwulan III
  19. tanggal 15-22 oktober 2014 : server di buka kembali oleh P2TK Dikdas
  20. tanggal 8 nopember 2014 : server di tutup oleh P2TK Dikdas
  21. tanggal 1-7 nopember 2014 : periode pengusulan triwuln IV
  22. tanggal 8-15 nopember 2014 : penerbitan sk triwulan IV
  23. tanggal 15-31 nopember 2014 : pembayaran tunjangan triwulan IV

Gaji PNS Tahun 2013

Ditulis 28 April 2013 oleh virgoid
Kategori: info

Tags:

PP Nomor 22 Tahun 2013 tentang Perubahan Kelimabelas atas PP No. 7 Tahun 1977 tentang peraturan gaji PNS.

Untuk Golongan III dan IV

Gaji PNS Gol-III-dan-IV

Untuk Golongan I dan II

Gaji PNS Gol-I-dan-II

Create Template File

Ditulis 19 Januari 2013 oleh virgoid
Kategori: Tak Berkategori

Tags:

Create Template File

After testing your running VPS you can create the template file.  In HyperVM GUI you simply press the “Create Template” button.  If you are using ProxMox or running without a GUI you can do the following.

From command line on the actual node.
Stop the container by typing vzctl stop $CTID.
Make sure you are in the /vz/private/$CTID folder.
cd /vz/private/$CTID
 
Finally, package up the new template by typing:
tar -czvf /vz/template/cache/centos-5-<ARCH>-<DISTRO>.tar.gz ./
“centos-5” can also be “centos-6” or “scientificlinux-6” or ?  OpenVZ expects the format “OS + “-” + “version”. 

<ARCH> is also mandatory and MUST be one of the following:
i386, x86, x86_64

<DISTRO> can be whatever you want it to be.
The template is ready for use.

Ditulis 19 Januari 2013 oleh virgoid
Kategori: Tak Berkategori

<a href="“>

LOMBA BRAFFITY

Ditulis 4 November 2012 oleh virgoid
Kategori: 1

Tags:

 

Pemrograman Web

Ditulis 22 Juni 2012 oleh virgoid
Kategori: Tak Berkategori

mySQL

:: Database mySQL

Membuat Database

create database <nama_database>

Contoh :

create database demo;

Mengaktifkan Database

Untuk melakukan manipulasi database, kita harus masuk ke database yang dituju dengan menggunakan sintaks sebagai berikut :
use <nama_database>

Contoh :

use demo;

Membuat Tabel

Setelah database dibuat, Anda harus membuat tabel yang akan menyimpan data yang dibutuhkan. Sebagai contoh akan kita buat tabel untuk buku tamu atau gbook

Field Type Panjang Keterangan
nama varchar 30 Nama pengisi
mail varchar 30 Alamat email pengisi
alamat varchar 50 Alamat surat pengisi
komentar text Komentar


create table gbook(
nama varchar(30),
mail varchar(30),
alamat varchar(50),
komentar text);

Query OK, 0 rows affected (0.06 sec)

Maka tabel gbook telah dibuat dengan data masih kosong.

Memasukkan Data

Untuk mengisi data pada suatu tabel, gunakan perintah INSERT :
INSERT INTO <nama tabel> (kolom1, kolom2, …) VALUES (nilai1, nilai2, …);

Contoh :

insert into gbook(nama, mail, alamat, komentar) values(‘saya’,’saya@disini.com’,’bandung’,’webnya bagus’);

untuk data yang bertipe char harus diapit dengan tanda kutip (‘) sedangkan jika data yang dimasukkan bertipe numerik, tidak usah.

Menampilkan Data

Untuk menampilkan data gunakan perintah SELECT :
SELECT kolom1, kolom2,… FROM <nama tabel>;

Contoh :

SELECT nama, mail FROM gbook;

Untuk menampilkan seluruh field/kolom, pada pengisian nama2 kolom dapat diganti dengan tanda bintang (*) :

SELECT * FROM gbook;

Menampilkan data dengan kriteria tertentu

Terkadang kita ingin menampilkan data2 pada database kita dengan ketentuan2 khusus atau kriteria2 tertentu. Misalkan suatu saat kita ingin menampilkan daftar pengisi buku tamu kita yang berasal dari bandung. Dengan menambahkan perintah WHERE kita dapat melakukannya.

Contoh :

SELECT * FROM gbook WHERE alamat = ‘bandung’;

Menampilkan Tanpa Berulang

Untuk menampilkan data tanpa mengulang record2 yang sama, gunakan perintah DISTINCT :

SELECT DISTINCT alamat from gbook;

Expresi pada Query

Tampilan query dapat juga kita manipulasi, misalnya pada suatu tabel terdapat field harga, dan kita ingin mengalikan harga tsb misalnya dengan 10%, kita dapat menampilkannya dengan cara :

SELECT harga, harga*0.1 FROM biaya;

Operator LOGIC

Operator ini misalnya kita gunakan untuk menampilkan data dengan dua atau lebih kriteria tertentu. Misalnya kita ingin melihat data pada buku tamu kita dengan nama deni dan alamat bandung, :

SELECT * FROM gbook WHERE nama = ‘deni’ AND alamat = ‘bandung’;
atau
SELECT * FROM gbook WHERE nama = ‘deni’ OR alamat = ‘bandung’;

BETWEEN

Keyword ini dapat digunakan untuk membatasi tampilan data pada suatu batas nilai tertentu. Misalnya pada suatu tabel terdapat field biaya, dan kita ingin menampilkan data dengan biaya antara 10 sampai 40 maka digunakan sintak sebagai berikut :

SELECT nama_barang, biaya FROM tbarang WHERE biaya BETWEEN 10 and 40;

LIKE

Keyword ini digunakan untuk mencari data dengan pola tertentu. Misalnya kita ingin mencari data yang mengandung kata ‘ban’, digunakan sintaks berikut :

SELECT * FROM gbook WHERE alamat LIKE ‘%ban%’;
Atau misalnya kita ingin menampilkan data buku tamu yang namanya berawalan huruf “A” maka digunakan sintaks sbb :
SELECT * FROM gbook WHERE nama LIKE ‘A%’;

Mengurutkan Data

SELECT * FROM gbook ORDER BY nama;
SELECT * FROM gbook ORDER BY nama DESC;

Fungsi Agregate

 
  • Untuk menampilkan rata-rata gunakan perintah avg(nama_field)
  • Untuk menampilkan Jumlah record, gunakan perintah count(*)
  • Untuk menampilkan jumlah expresi numerik, gunakan perintah sum(nama_field)

    Menghapus Record

    Untuk menghapus record dengan kriteria tertentu, gunakan sintaks berikut :
    DELETE FROM nama-tabel WHERE kriteria

    Misalnya kita ingin menghapus seluruh data pada buku tamu kita yang beralamat di bandung maka digunakan sintaks :

    DELETE FROM gbook WHERE alamat= ‘bandung’;

    :: Referensi Perintah mySQL

    ALTER / MODIFY

    ALTER TABLE tabel ADD perintah
    ALTER TABLE tabel ADD INDEX [nama] (kolom, …)
    ALTER TABLE tabel ADD UNIQUE [nama] (kolom, …)
    ALTER TABLE tabel ALTER kolom SET DEFAULT nilai
    ALTER TABLE tabel ALTER kolom DROP DEFAULT
    ALTER TABLE tabel CHANGE kolom perintah
    ALTER TABLE tabel DROP kolom
    ALTER TABLE tabel DROP FOREIGN KEY sintak
    ALTER TABLE tabel DROP INDEX sintak
    ALTER TABLE tabel DROP PRIMARY KEY
    ALTER TABLE tabel MODIFY perintah
    ALTER TABLE tabel RENAME nama_baru

    Perintah ini sangat luas cakupannya dalam memberikan perubahan pada struktur tabel yang ada seperti menambahkan, mengubah, atau memindahkan kolom dari suatu tabel. Perintah ini bisa digunakan secara berurutan seperti contoh:

    ALTER TABLE tabel DROP koloml, ADD kolom2 INT
    

    CREATE

    CREATE DATABASE nama_database
    CREATE TABLE nama_tabel ( nama_field, :.. )
    CREATE INDEX nama index ON tabel ( kolom, … )
    CREATE FUNCTION nama-fungsi RETURNS nilai SONAME library

    CREATE DATABASE membuat database yang baru dan kosong.
    CREATE TABLE membuat tabel baru yang terstruktur dalam suatu database yang dikehendaki user.
    CREATE INDEX memberikan kompabilitas terhadap implementasi SQL.
    CREATE FUNCTIONmembuat perintah MySQL untuk bisa mengakses suatu fungsi yang belum dikompilasi. Dan fungsi ini bisa berupa operasi apapun yang tergantung oleh user.

    DELETE

    DELETE FROM table [WHERE clausa]

    Menghapus suatu baris dari suatu tabel. Jika tanpa disertai oleh sintak WHERE clausa maka perintah ini akan menghapus seluruh isi tabel dan membuat tabel baru yang kosong.

    DESCRIBE/DESC

    DESCRIBE tabel [kolom]
    DESC tabel [kolom]

    Memberikan Informasi tentang suatu tabel beserta isi kolom-kolomnya.

    DESCRIBE/DESC

    DESCRIBE tabel [kolom]
    DESC tabel [kolom]

    Memberikan Informasi tentang suatu tabel beserta isi kolom-kolomnya.

    DROP

    DROP DATABASE nama_database
    DROP INDEX nama_index
    DROP TABLE nama_tabel
    DROP FUNCTION nama_fungsi

    Perintah ini secara permanen menghilangkan database, tabel, index atau fungsi dari sistem MySQL.

    EXPLAIN

    EXPLAIN SELECT sintak

    Menampilkan secara detail informasi tentang struktur dari perintah SELECT

    FLUSH

    FLUSH option

    Melakukan reset terhadap beberapa proses2 internal sesuai opsi yang diberikan. Opsi-opsi-nya antara lain:
    HOST mengosongkan tabel cache yang meyimpan data nama host dari klien
    LOGS menutup semua file2 log dan membukanya kembali
    PRIVILEGES membuka kembali semua permisi internal MySQL dari tabel grant
    STATUS melakukan reset terhadap status yang selalu mengamati suatu keadaan di server
    TABLESmenutup semua tabel yang telah dibuka

    GRANT

    GRANT privilege [(kolom, … )] [, privilege [(kolom, … )] … ] ON {table} TO user [IDENTIFIED BY ‘password’] [, user [IDENTIFIED BY ‘password’] …] [WITH GRANT OPTION]

    Mengaktifkan hak akses kepada user tertentu yang bisa hak untuk mengakses database, tabel atau kolom.

    INSERT

    INSERT [INTO] tabel [(kolom, … )] VALUES (nilai) [,(nilai)… ]
    INSERT [INTO] tabel [(kolom, … )] SELECT …
    INSERT [INTO] tabel SET kolom=nilai, kolom=nilai, …

    Memasukkan data ke dalam tabel

    KILL

    KILL thread_id

    Menghentikan suatu thread. ID dari thread tersebut bisa ditampilkan dengan perintah SHOW PROCESSES.

    LOAD

    LOAD DATA [LOCAL] INFILE file (REPLACE|IGNORE] INTO TABLE tabel [delimiter] [(kolom)]

    Membaca suatu file text yang formatnya bisa terbaca dan memasukkannya ke dalam suatu tabel di database tertentu.

    LOCK

    LOCK TABLES nama_tabel [AS alias] READ|WRITE [, nama2 [AS alias] READ|WRITE, …]

    Mengunci tabel untuk kepentingan suatu thread tertentu.

    OPTIMIZE

    OPTIMIZE TABLE nama_tabel

    Membuat kembali suatu tabel yang dihilangkan semua space kosong.

    REPLACE

    REPLACE INTO tabel [(kolom, … ) VALUES (nilai, … )
    REPLACE INTO tabel [(kolom, … ) SELECT sintak_select

    Hampir sama dengan perintah INSERT yang memasukkan data ke dalam tabel tetapi jika ada nilai yang konflik dengan yang lama, maka yang lama akan digantikan dengan yang baru.

    REVOKE

    REVOKE privilege [(kolom, …)] [,privilege [(kolom, …) …] ON tabel FROM user

    Menghilangkan privilege dari user yang telah diset oleh perintah GRANT

    SELECT

    SELECT [STRAIGHT_JOIN] [DISTICTIALL] nilai[, nilai2,…]
    INTO OUTFILE ‘nama_file’ delimiters] FROM tabel[,tabe12…] [clausa]

    Mengambil data dari suatu database. Perintah ini adalah metoda utama untuk membaca data dari sutau tabel database. Jika anda mencantumkan 2 tabel sekaligus, maka secara otomatis perintah ini akan membandingkan kedua tabel tersebut. Hasil-hasil dari perintah SELECT ini bisa berupa:

    alias semua nama kolom yang komplek atau fungsi bisa disederhanakan dengan membuat alias. Contohnya : SELECT DATE FORMAT (date, “%W, %M, %d, %Y) AS nice date FROM kalender
    nama kolom Bisa berupa kolom, tabel.kolom atau database.tabel.kolom seperti contoh berikut ini : SELECT nama FROM orang; SELECT dataku.orang.nama FROM orang
    fungsi MySQL didukung oleh berbagai fungsi2 antara lain fungsi2 matematika dan masih banyak lainnya. Contoh sebagai berikut SELECT COS(sudut) FROM nama_tabel

    Perintah ini juga bisa memberikan suatu perintah pencarian data dengan clausa-clausa tertentu seperti tertera dalam subbahasan di bawah ini:

    WHERE clausa
    Pernyataan ini sangat umum digunakan untuk mencari data yang diinginkan di dalam MySQL baik untuk membandingkan beberapa tipe data atau dengan menggunakan fungsi-fungsi yang tertera dalam daftar di bawah ini()

        dalam kurung digunakan untuk mengumpulkan data yang lebih utama

    +

        menambahkan antara dua nilai

        mengurangkan antara dua nilai

    *

        mengalikan antara dua nilai

    /

        membagi antara dua nilai

    %

        memberikan nilai persentase

    |

        memberikan OR antara dua nilai integer

    &

        memberikan AND antara dua nilai integer

    NOT

        memberikan perintah logic NOT

    OR

        memberikan perintah logic OR

    AND

        memberikan perintah logic AND

    =

        kesamaaan nilai atau hasil

    <>

        ketidaksamaan nilai

    <=

        nilai di sebelah kiri lebih kecil atau sama dengan nilai di kanan

    <

        nilai di sebelah kiri lebih kecil dari sebelah kanan

    >=

        nilai di sebelah kiri lebih besar atau sama dengan nilai di kanan

    >

      nilai di sebelah kiri lebih besar dari sebelah kanan

    nilai BETWEEN nilail AND nilai2
    mencari baris dimana nilai adalah sebuah besaran antara nilail dan nilai2

    nilai IN (nilail, nilai2,…)
    mencari baris dimana nilai sesuai dengan nilai-nilai yang diberikan

    nilai NOT IN (nilail, nilai2…)
    mencari baris dimana nilai tidak sesaui dengan dengan nilai-nilai yang diberikan

    nilai1 LIKE nilai2
    membandingkan nilai dan nilai2 lalu mencari baris yang merupakan hasilnya

    nilail NOT LIKE nilai2
    membandingkan nilai1 dan nilai2 jika keduanya berbeda maka mencari baris yang merupakan hasilnya

    GROUP BY kolom[, koloml,…]
    mengumpulkan semua baris yang berisi data di dalam kolom yang dituju seperti contoh berikut :

    SELECT nama,MAX(umur) FROM orang GROUP BY nama

    HAVING clausa
    hampir sama dengan pemyataan WHERE tetapi hanya berfungsi pada data yang sudah diambil dari database. Sangat efektif digunakan dalam penggunakan pencarian data agregat pada tabel yang banyak kolom. Contoh sebagai berikut :

    SELECT nama, MAX(umur) FROM orang GROUP BY nama HAVING MAX(umur)>80

    ORDER BY kolom [ASC|DESC][,kolom2 [ASC|DESC]…. ]
    mengurutkan data pada kolom tertentu. DESC merupakan pengurutan dari besar ke kecil, ASC adalah sebaliknya. Contoh sebagai berikut :

    SELECT nama,umur FROM orang ORDER BY umur DESC

    SELECT juga mendukung konsep fungsi.
    Berikut ini daftar fungsi yang telah dimasukkan ke dalam MySQL:

    ABS(angka)
    menghasilkan nilai absolut dari bilangan

    ACOS(angka)
    menghasilkan cosinus invers dari angka dalam radian

    ASCII(char)
    menghasilkan nilai ASCII dari karakter yang diberikan

    ASIN(angka)
    menghasilkan sinus invers dari angka dalam radian

    ATAN(angka)
    menghasilkan tangen invers dari angka dalam radian

    ATAN2(X, Y)
    menghasilkan tangen invers dari titik (X,Y)

    CHAR(num[,num2,num3…. ])
    menghasilkan karakter dari nilai num yang berupa nilai ASCII

    CONCAT(stringl,string2[,string3…. ])
    menghasilkan hasil penggabungan semua argumen string yang ada

    CEILING(angka)
    menghasilkan nilai integer yang terdekat ke angka

    COS(radian)
    menghasilkan nilai cosinus dari angka yang diberikan dalam bentuk radian

    COT(radian)
    menghasilkan nilai cotangen dari angka yang diberikan dalam bentuk radian

    CURDATE()/CURRENT()
    menghasilkan informasi tanggal saat sekarang dalam bentuk YYYYMMMDD

    CURTIME()/CURRENT_TIME()
    menghasilkan informasi waktu saat sekarang dalam bentuk HHMMSS

    DATABASE()
    menghasilkan nama dari database yang sekarang di akses

    DATE_FORMAT(date, format)
    menghasilkan data yang diformat seperti yang telah diberikan di atas perintah tersebut. Format string-nya sebagai berikut%a

        nama hari (Sun, Mon, dll.)

    %b

        nama bulan (Jan, Feb, dll.)

    %D

        hari dengan urutan tingkatan (1st, 2nd , 3rd, dll.)

    %d

        hari

    %H

        format 24-jam dari satuan jam

    %h

        format 12 jam dari satuan jam

    %i

        menit

    %M

        nama bulan (January, February, dll.)

    %m

        urutan dari bulan dalam setahun (January adalah urutan 1)

    %p

        AM atau PM

    %r

        format 12 jam dari satuan jam termasuk notasi AM/PM

    %S

        detik dalam dua digit

    %s

        detik dalam satu digit

    %T

        format 24 jam total dan lengkap

    %Y

        tahun dalam format empat digit

    %y

      tahun dalam format dua digit

    DEGREES(radian)
    menghasilkan hasil konversi radian ke bentuk derajat

    ENCRYPT(string[,salt])
    enkripsi dari string yang biasanya adalah password user

    EXP(pangkat)
    menghasilkan angka eksponensial yang dipangkatkan dengan nilai pangkat yang diberikan

    FLOOR(angka)
    menghasilkan integer terbesar yang lebih kecil atau sama dengan angka

    GREATEST(argl, arg2[,arg3,arg4…. ])
    menghasilkan nilai numerik yang paling besar dari seluruh argumen yang dimunculkan

    HEX(desimal)
    menghasilkan nilai heksadesimal dari nilai desimal yang diberikan

    IF(test, nilail, nilai2)
    jika test bernilai TRUE maka menghasilkan nilail, jika sebaliknya maka menghasilkan nilai2. Nilai test disini diasusmsikan sebagai integer

    LAST_INSERT_ID()
    menghasillcan nilai terakhir yang secara otomatis dihasilkan oleh field AUTO_INCREMENT

    LCASE(string)/LOWER(string)
    menghasilkan string dengan semua karakternya dalam huruf kecil

    LOG(angka)
    menghasilkan nilai logaritma dari angka

    LOG10(angka)
    menghasilkan nilai logaritma 10 dari angka

    MOD(angkal, angka2)
    menghasilkan sisa pembagian angkal oleh angka2

    NOW()/SYSDATE()/CURRENT_TIMESTAMP()
    menghasilkan informasi tanggal dan waktu pada waktu saat ini dalam format YYYY MM-DD HH:MM:SS

    OCT(desimal)
    menghasilkan nilai octal dari angka desimal yang diberikan

    PASSWORD(string)
    menghasilkan bentuk password-terencripsi dari string yang ada.

    PI()
    menghasilkan nilai dari pi (π) = 3,141593

    POW(angkal, angka2)/POWER(angkal, angka2)
    menghasilkan nilai dari angkal dipangkat oleh angka2.

    RADIANS(sudut)
    menghasilkan nilai radian dari argumen sudut

    REPEAT(string, angka)
    menghasilkan bentuk perulangan dari string sebanyak angka kali

    ROUND(angka[,desimal])
    menghasilkan nilai angka yang dibulatkan ke sebanyak angka desimal

    SEC_TO_TIME(detik)
    menghasilkan nilai satuan jam dari jumlah detik yang diberikan dalam format HH:MM:SS

    SIN(radian)
    menghasilkan nilai sinus dari radian.

    TAN(radian)
    menghasilkan nilai tangensial dari radian

    TIME-TO-SEC(jam)
    menghasilkan nilai waktu dalam detik dari format jam HH:MM:SS

    TRUNCATE(angka, string)
    menghasilkan angka yang telah dipotong panjang desimalnya sepanjang string desimal

    UCASE(string)/UPPER(string)
    menghasilkan karakter dari string dalam bentuk huruf besar.

    USER()/SYSTEM_USER()/SESSION USER()
    menghasilkan nama dari user yagn sedang bekeda

    VERSION()
    menghasilkan informasi versi MySQL yang sedang digunakan.
    Berikut ini daftar fungsi agregat untuk mencari data-data dalam database yang telah dibuat sebelumnya. Contohnya sebagai berikut : “SELECT AVG (tingqi ) FROM anak_kecil” menghasilkan nilai rata-rata dari field ‘tinggi’ yang ada di dalam tabel ‘anak_kecil’

    AVG(ekspresi)
    menghasilkan nilai rata-rata dari ekspresi yang ada

    BIT_AND(ekspresi)
    menghasilkan nilai rata-rata AND dari ekspresi yang ada

    BIT_OR(ekspresi)
    menghasilkan nilai rata-rata OR dari ekspresi yang ada

    COUNT(ekspresi)
    menghasilkan jumlah dari ekspresi yang not null

    MAX(ekspresi)
    menghasilkan nilai terbesar dari ekspresi yang ada

    MIN(ekspresi)
    menghasilkan nilai terkecil dari ekspresi yang ada

    STD(ekspresi)/STDEV(ekspresi)
    menghasilkan nilai standar deviasi dari ekspresi yang ada

    SUM(ekspresi)
    menghasilkan penjumlahan semua nilai yang ada di dalam ekspresi

    SET

    SET OPTION SQL_OPTION=nilai

    Mendefinisikan sutu opsi dari sesi yang sedang dikerjakan. Berikut ini adalah daftar opsi yang ada

        CHARACTER SET charset atau DEFAULT

        LAST-INSERT _ ID=angka

        SQL_BIGSELECTS=0 atau 1

        SQL_BIG TABLES=0 atau 1

        SQL-LOG-OFF–0 atau 1

        SQL_SELECT_LIMIT=angka

      SQL-UPDATE LOG=0 atau 1

    SHOW

    SHOW DATABASES [LIKE clausa]
    SHOW KEYS FROM tabel [FROM database]
    SHOW INDEX FROM tabel [FROM database]
    SHOW TABLES [FROM database] [LIKE clausa]
    SHOW COLUMNS FROM tabel [FROM database] [LIKE clausa]
    SHOW FIELDS FROM tabel [FROM database] [LIKE clausa]
    SHOW STATUS
    SHOW TABLE STATUS [FROM database] [LIKE clausa]
    SHOW VARIABLES [LIKE clausa]

    Menampilkan berbagai informasi dari sistem MySQL. Perintah ini bisa digunakan untuk menganalisa status atau struktur dari keseluruhan sistem MySQL

    UNLOCK

    UNLOCK TABLES

    Membuka penguncian tabel yang dilakukan oleh perintah LOCK

    UPDATE

    UPDATE tabel SET kolom=nilai…. [WHERE clausa]

    Mengubah isi data dari tabel tanpa mengubah tabel itu sendiri.

    USE

    USE nama_database

    Memilih dan menggunakan nama_database untuk memulai pekerjaan di sistem MySQL.

    Selengkapnya bisa dilihat di: http://www.mysql.com/documentation/mysql/bychapter/manual_reference.html

    :: Tipe Data mySQL

    Tipe Ukuran Keterangan
    TINYINT(P)/ INT1(D) 1 Integer with unsigned range 0-255 and with signed range -128-127.
    SMALLINT(P)/ INT2(P) 2 Integer with unsiged range 0-65535 and with signed range -32768-32767.
    MEDIUMINT(P)/
    INT3(P)/
    MIDDLEINT(P) 
    3 Integer with unsigned range of 0-16777215 and signed range of -2147483648-2147483647.
    INT(P)/
    INTEGER(P)/
    INT4(P)
    4 Integer with unsigned range of 0 – 4294967295 and signed range of -2147483648-2147483647.
    BIGINT(P)/ INT8(P) 8 Integer with unsigned range of 0 – 18446744073709551615 and signed range of -9223372036854775808-8223372036854775807.
    FLOAT/FLOAT(4)/ FLOAT(P,D)/ FLOAT4(P,D) 4 A small (single-precision) floating point number. Cannot be unsigned. Allowable values are -3.402823466E+38 to -1.175494351E-38, 0, and 1.175494351E-38 to 3.402823466E+38
    DOUBLEPRECISION
    (P,D)/
    DOUBLE(P,D)/ REAL(P,D)/ FLOAT8(P,D)/ FLOAT(8)
    8 A normal-size (double-precision) floating-point number. Cannot be unsigned. Allowable values are
    -1.7976931348623157E+308 to
    -2.2250738585072014E-308, 0,

    and
    2.2250738585072014E-308 to 1.7976931348623157E+308
    DECIMAL(P,D) P+D An unpacked floating-point number. Cannot be unsigned. Behaves like a CHAR Column
    NUMERIC(P,D) P+D idem DECIMAL
    TIMESTAMP(P) 4 The range is ‘1970-01-01 00:00:00’ to sometime in the year 2037. MySQL displays TIMESTAMP values in YYYYMMDDHHMMSS, YYMMDDHHMMSS, YYYYMMDD, or YYMMDD format
    DATE 3 The supported range is ‘1000-01-01’ to ‘9999-12-31’. MySQL displays DATE values in ‘YYYY-MM-DD’ format
    TIME 8 The range is ‘-838:59:59’ to ‘838:59:59’. MySQL displays TIME values in ‘HH:MM:SS’ format
    DATETIME 8 A date and time combination. The supported range is ‘1000- 01-01 00:00:00’ to ‘9999-12-31 23:5 9:59’. MySQL displays DATETIME values in ‘YYYY-MM-DD HH:MM:SS’ format
    YEAR 1 A year in 2- or 4-digit format (default is 4-digit). The allowable values are 1901 to 2155, 0000 in the 4-digit year format, and 1970-2069 if you use the 2-digit format (70-69). MySQL displays YEAR values in YYYY format
    CHAR(P) P A fixed-length string that is always right-padded with spaces to the specified length when stored. The range is 1 to 255 characters. Trailing spaces are removed when the value is retrieved. CHAR values are sorted and compared in case-insensitive fashion according to the default character set
    VARCHAR(P) L+1,
    L <=P, 1<=P<=255
    A variable-length string. NOTE: Trailing spaces are removed when the value is stored (this differs from the ANSI SQL specification). The range of M is 1 to 255 characters. VARCHAR values are sorted and compared in case-insensitive fashion unless the BINARY keyword is given  
    TINYBLOB
    TINYTEXT
    L+2,
    L < 28
    A BLOB or TEXT column with a maximum length of 255 (28 – 1) characters
    BLOB
    TEXT
    L+2,
    L < 216
    A BLOB or TEXT column with a maximum length of 65535 (216 – 1) characters
    MEDIUMBLOB MEDIUMTEXT L+3,
    L < 224
    A BLOB or TEXT column with a maximum length of 16777215 (224 – 1) characters
    LONGBLOB LONGTEXT L+4,
    L < 232
    A BLOB or TEXT column with a maximum length of 4294967295 (232 – 1) characters
    ENUM(value,value2…. ) 1 or 2 An enumeration. A string object that can have only one value, chosen from the list of values ‘value1’, ‘value2’, .. NULL or the special ‘”‘ error value. An ENUM can have a maximum of 65535 distinct values
    SET(value, value2,… ) 1-8 A set. A string object that can have zero or more values, each of which must be chosen from the list of values ‘value1’, ‘value2’, … A SET can have a maximum of 64 members

    KETERANGAN:

    P = panjang , D = desimal

    desimal
    Jumlah bilangan desimal yang diperbolehkan untuk dipakai dalam nilai floating point.

    panjang
    Untuk nilai-nilai numerik, satuan ini ditujukan untuk jumlah karakter yang dipakai untuk menampilkan nilainya pada user. Satuan ini mencakup besaran desimal,eksponen, dll.
    Jika digunakan pada tipe TIMESTAMP, maka satuan ini ini menunjukkan format dari waktu yang digunakan dalam sistem MySQL.
    Jika digunakan pada tipe karakter, maka satuan ini menunjukkan jumlah karakter yang ada di dalam data.

    precision
    Atribut ini terdapat di dalam tipe data FLOAT untuk memberikan kompabilitas dengan sistem ODBC.

    AUTO INCREMENT
    Atribut ini memberikan fasilitas agar field numerik bisa diperbarui secara otomatis.

    BINARY
    Atribut ini bisa digunakan dengan tipe CHAR dan VARCHAR untuk memberikan indikasi data binari dalam string text.

    DEFAULT nilai
    Atribut ini memberikan nilai default pada field. Jika argumen default tidak diberikan, maka akan dipakai nilai NULL

    NOT NULL
    Atribut ini menjamin semua masukan ke dalam kolom selalu bernilai non-NULL

    NULL
    Atribut ini memberikan perintah bahwa suatu field bisa diisi masukan yang bernilai NULL

    PRIMARY KEY
    Atribut ini secara otomatis akan membuat field menjadi primary key untuk sebuah tabel. Primary key adalah sebuah key yang UNIQUE dengan nama “PRIMARY”. Semua field yang mempunyai primary key harus ad peubah NOT NULL.

auto login windows

Ditulis 4 April 2012 oleh virgoid
Kategori: OS Windows, tips windows

Tips berikut ini mungkin berguna bagi Anda yang menginginkan profile / user tertentu dapat login secara otomatis. Dengan automatic login ini, user tertentu yang kita pilih akan langsung login tanpa perlu mengetikkan password terlebih dahulu. Untuk alasan keamanan sebaiknya user “auto login” tersebut kita beri level sebagai Users atau Power Users aja. Berikut contoh tampilan user login ketika belum menggunakan automatic login, disini kita harus memilih dan mengetikkan password untuk login ke komputer.

window login

Ada beberapa cara untuk membuat user menjadi auto login pada Windows XP, diantaranya adalah sebagai berikut:

Membuat Auto Login dengan Seting Registry

  1. Klik Start – Run, ketik: regedit
  2. Masuk ke: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon
  3. Cari atau kalau belum ada buat beberapa string value berikut ini dan isikan datanya:
    seting registry auto login
    • AutoAdminLogon, isi datanya dengan 1
    • DefaultUserName, isi datanya dengan nama user yang akan digunakan untuk auto login
    • DefaultPassword, isi datanya dengan password dari user tersebut diatas.
  4. Restart computer

Membuat Auto Login dengan Advanced User Accounts Control Panel

    1. Klik Start – Run , ketik: control userpasswords2
    2. Jika diminta masukan password Administrator untuk dapat melakukan perubahan.
    3. Pilih user yang akan digunakan untuk auto login, kemudian uncheck pada pilihan “User must enter a user name and password to use this computer”.
User Account
  1. Masukan password untuk user tersebut
  2. Untuk mencobanya silahkan logoff atau restart komputer

Membuat Auto Login dengan Tool TweakUiPowertoy

    1. Download dan install aplikasi TweakUiPowertoy disini
    2. Setelah dijalankan, klik menu logon, kemudian pilih Autologon 
    3. Ketik nama user dan password untuk user yang akan dijadikan auto logon
TweakUI-Autologin
  1. Untuk mencobanya silahkan logoff atau restart komputer

Demikianlah tips untuk membuat user auto logon di windows xp, saya sendiri lebih suka cara yang kedua karena lebih simple. Untuk mengembalikan setingan kesemula, ulangi langkah kedua, tetapi kali ini check pada pilihanUser must enter a user name and password to use this computer“.  semoga berhasil…

Cara Otomatis Login pada Windows 7/Vista/XP dengan Control Usepasswords 2?

Seperti diketahui semua, layar login Windows muncul selama kita masuk ke PC. Apakah Anda pernah merasa frustrasi dengan layar dan bertanya-tanya untuk melewati layar login tanpa memasukkan username dan password? Dengan kata lain, apakah Anda pernah mencari cara untuk login ke Windows secara otomatis, yang kita tidak akan pernah khawatir tentang hilang atau lupa sandi Windows 7 secara tidak sengaja? Ada kasus khas yang banyak dari kita pernah bertemu dengan:

Bagian Satu: Cara Membuat Windows Otomatis Login dengan Default Account?

Masalah: Saya hanya punya satu account di windows XP, ketika saya memulai komputer saya, jendela login tidak pernah berguna. Apakah ada cara untuk membuat komputer saya untuk login secara otomatis ke rekening saya setiap kali saya memulai komputer?

Solusi: Jika Anda memiliki Windows XP, itu adalah sepotong kue untuk login di laptop Anda dengan bantuan fitur login otomatis nya. Dan sekarang, kita hanya mengambil Windows 7 sebagai referensi, yang mirip dengan Operasi lainnya System.You hanya dapat mencapainya melalui control userpasswords2 dalam 4 langkah sederhana.

Langkah 1: Klik tombol Start dan masukan kontrol userpasswords2 di kotak pencarian teks, lalu tekan OK. Layar berikut akan muncul.
jendela password reset

Catatan: Anda juga dapat menggunakan netplwiz bukan control userpasswords2 jika tidak bekerja.

Langkah 2: Hapus centang kotak yang Pengguna harus memasukkan nama pengguna dan sandi untuk menggunakan komputer ini, pilih User Name yang akan otomatis login, kemudian klik tombol Apply.
jendela password reset

Langkah 3: Pada kotak dialog berikut, masukkan dan konfirmasi password untuk User Name yang dipilih, kemudian klik tombol OK.
jendela password reset

Langkah 4: Klik Ok pada User Account layar untuk menyelesaikan operasi Anda.

Sekarang auto login untuk account Anda pilih pada Windows 7 diaktifkan. Restart komputer Anda, maka Anda dapat login pada Windows 7 secara otomatis tanpa memasukkan password. Tidak mudah dan nyaman? Meskipun langkah-langkah di atas dioperasikan di Windows 7, Anda juga dapat mengaktifkan auto login Windows XP / Vista melalui control userpasswords2 dengan langkah-langkah.

Bagian Dua: Tips untuk Login Otomatis Melalui control userpasswords2

1. Aktifkan fitur auto login ini hati-hati.
Fitur auto login seharusnya hanya digunakan asalkan Anda tidak memerlukan set keamanan pada desktop, seperti komputer rumah atau kantor kecil yang menawarkan desktop kelompok.

2. Buat password reset disk untuk darurat.
Dengan fitur auto login, tampaknya Anda tidak membutuhkan password reset disk dalam kasus Windows kehilangan password. Tapi tidak bisa terlalu hati-hati karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok. Jadi lebih baik untuk membuat password reset disk untuk keadaan darurat.

3. Crack Windows password dengan aman jika hilang.
Jika password Windows Anda hilang, Anda dapat crack password Windows tanpa kehilangan data komputer dengan mengambil keuntungan dari Windows Password Unlocker, yang dapat membantu Anda retak Angin sandi OWS dalam waktu kurang dari 5 menit. Hal ini memungkinkan Anda untuk membakar sebuah password reset disk dengan flash drive CD / DVD atau USB di komputer apapun jika Anda tidak bisa login pada PC Anda sendiri.

Tentu saja, ada baiknya lagi, bagaimana menggunakan software ini ketika kita bertemu dengan masalah reset password Windows. Apakah benar-benar tanpa kesulitan di reset password Windows pada Windows 7/XP/Vista? Temukan jawaban Anda dengan cepat dengan info berikut.

Bagian 3: Cara Reset Windows 7/Vista/XP Sandi

Seperti untuk mereset password Windows di sandi 7/XP/Vista Windows, disarankan untuk mengambil Windows Password Unlocker untuk mencoba. Ada 4 langkah yang diikuti:

1. Download dan menginstal Windows Password Unlocker Profesional dalam komputer diakses.

2. Membakar sebuah password reset disk dengan CD / DVD atau USB flash drive

3. Mengatur komputer terkunci untuk boot dari CD / DVD atau USB

4. Reset password Windows dengan CD dibakar / DVD atau USB drive

Setelah membaca artikel, pastikan apakah Anda dapat memperoleh acess secara otomatis ke PC atau anda telah membuat sebuah disk Windows reset password untuk pencegahan Windows password hilang masalah.


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.