Jawabannya adalah IYA, sangat berpengaruh, karena pada dasarnya web anda terletak pada http://domain.com secara default (kebanyakan). Kata apapun yang terletak sebelum alamat situs disebut sub-domain, contohnya http://www.domain.com dimana www adalah sub-domain dari domain.com sama seperti mail.domain.com atau forum.domain.com. Penggunaan www sangat populer karena kebanyakan situs menggunakannya dengan cara mengubah seting pada DNS dan web server agar ketika membuka situs tersebut dengan menggunakan http://www.domain.com secara otomatis akan membuka situs domain.com, hal ini biasanya secara otomatis telah terseting (default) pada saat anda membeli domain dan hosting.

yang menjadi pertanyaan adalah bisakah anda membuat backlink situs dengan kondisi menggunakan www ataupun tidak? Bisa saja terjadi, tapi sebaiknya saya merekomendasikan untuk tidak melakukan cara terebut. Kenapa? alasannya adalah untuk keperluan SEO (Search Engine Optimization), sebaiknya anda menggunakan satu link saja (menggunakan www atau tidak) hal ini disebut canonicalization yang artinya memilih URL (nama situs) yang khusus/terbaik nantinya agar memudahkan search engine untuk mengcrawl (mencari).

Penjelasannya adalah sebagai berikut:

Karena penggunaan http://www.domain.com dan tidaklah sama dengan menggunakan domain.com saja dan jika suatu saat anda memiliki dua atau lebih inbound (link input) ke situs anda yang mengacu pada alamat http://www.domain.com dan domain.com maka anda akan mendapatkan dua masalah yaitu:

Pertama, search engine akan mengira bahwa adanya duplikat content pada situs anda, dan secara otomatis search engine akan mengabaikan pencariannya.

Kedua, PageRank (PR) situs anda akan terpecah, dimana PR adalah tolak ukur inbound link sebuah situs, sebagai contoh apabila http://www.domain.com memiliki 2000 inbound link sedangkan domain.com memiliki 1000 inbound link, sehingga masing-masing halaman situs anda memiliki PR yang berbeda terutama pada halaman yang diakses menggunakan www dan tidak menggunakan www walaupun halaman tersebut sama dan sudah tentu sangat merugikan anda bukan.

Jadi bagaimana solusinya:

Pertama, tentukan pilihan anda apakah anda ingin menggunakan www atau tidak, kebanyakan orang memilih untuk menggunakan www karena banyak kemudahan yang didapatkan ketika pembaca situs anda sedang browsing, mereka dapat melakukan shortcut key ctrl-enter pada Internet explorer atau mozilla firefox ketika mengetikan alamat situs anda pada address bar untuk dapat langsung menambahkan awalan www dan akhiran .com pada alamat situs yang ingin di kunjungi.

Kedua, apabila anda menggunakan “Google’s Webmaster Tools”, klik “Preferred domain” dan pilihlah nama URL/situs yang telah anda pilih pada step pertama.

Ketiga, lakukan sebuah cara untuk men-redirect domain anda yang ber-URL (domain.com ke http://www.domain.com). Hal ini banyak kita temui apabila sedang browsing ke situs-situs terkenal sepeti yahoo.com, msn.com, google.com, apabila anda membrowse situs-situs tersebut tanpa menggunakan www maka secara otomatis imbuhan www akan muncul, seperti http://www.yahoo.com, http://www.msn.com, http://www.google.com. Metode ini disebut “301 Moved Permanently”. Dan secara tidak langsung search engine akan menganggap situs anda online di alamat http://www.domain.com.

Saya akan memberikan sedikit tips untuk dapat melakukan metode 301 tersebut. Caranya cukup mudah hanya dengan mengedit file yang bernama .htaccess (HTTP akses). Umumnya secara default file .htaccess ini telah ada pada hosting-hosting bercpanel dan terletak di folder public_html, apabila tidak ada maka dapat membuatnya dengan menggunakan text editor seperti notepad dan save dengan menggunakan nama .htaccess kemudian upload ke folder public_html pada hostingan anda, sebagai contoh isi daripada file .htaccess tersebut seperti ini:

RewriteEngine On

RewriteCond %{HTTP_HOST} ^domain.com [NC]

RewriteRule ^(.*)$ http://www.domain.com/$1 [L,R=301]

Dengan menggunakan code tersebut maka traffic akan di redirect dari domain.com ke http://www.domain.com “301 moved permanently”.

Seperti yang telah saya jelaskan diatas cara ini adalah cara yang paling singkat untuk dapat melakukan metode tersebut, bagaimana apabila pada suatu kondisi anda tidak dapat menggunakan metode ini (.htaccess)?

Anda dapat pula menggunakan PHP script, tambahkan code pada halaman utama (index.php), dan pastikan code berikut ini ditulis di baris paling awal/atas, jika tidak akan muncul error message “headers already sent”.

<?php

if (substr($_SERVER[‘HTTP_HOST’],0,3) != ‘www’)

{

header(’HTTP/1.1 301 Moved Permanently’);

header(’Location: http://www.yoursite.com/’);

}

?>

Apabila menggunakan cara php ini anda harus meletakan code tersebut pada setiap halaman, code diatas berlaku untuk halaman utama, sedangkan apabila anda memiliki halaman lain selain halaman utama maka anda harus meletakkan code lagi di setiap indeks dari pada halaman-halaman tersebut, contoh codenya sebagai berikut:

<?php

if (substr($_SERVER[‘HTTP_HOST’],0,3) != ‘www’)

{

header(’HTTP/1.1 301 Moved Permanently’);

header(’Location: http://www.’.$_SERVER%5B‘HTTP_HOST’%5D.$_SERVER%5B‘PHP_SELF’%5D);

}

?>

code php tersebut dapat pula disimpan khusus dalam satu file php sedangkan pada pengaplikasiannya dalam menggunaka fungsi include pada setiap halaman indeksnya

Tetapi sebaiknya anda menggunakan metode yang pertama (.htaccess) apabila memungkinkan.