pesan-pesan kesalahan yang sering muncul di Windows dan mengatasinya Bagian III

Jaringan dan Online

“The network path was not found”
Solusi: File atau folder yang Anda buka tidak berada di network (jaringan).
Pastikan kabel sudah terhubung ke setiap PC dalam jaringan, dan semuanya sudah dinyalakan. Periksa
juga apakah Anda keliru menuliskan nama file atau folder tersebut. Ingat, alamat dalam jaringan selalu
menggunakan simbol backward slashes (\), kebalikan dengan alamat web yang sering menggunakan simbol forward slashes (/).

“Cannot open internet site.”
Solusi: Windows menggunakan program  Winsock untuk terhubung ke internet. Jika
Anda menggunakan versi Winsock yang berbeda, kemungkinan besar pesan ini akan terlihat di
Windows 98. Atasi dengan mengeklik [Start] [Settings] [Control Panel]. Klik-dobel ikon
[Network] dan lanjutkan dengan mengeklik [Configuration]. Klik setiap entry TCP/IP dan
[Remove]. Tutup semua boks dialog yang ada, dan restart PC. Buka kembali Control Panel dan klik
[Network] [Configuration] [Add] [Protocol] [Add]. Pilih [Microsoft] dari daftar manufacturer. Klik [TCP/IP] dari daftar sebelah kanan, lalu klik [OK]. Jika Windows menanyakan tentang version conflict, klik [No] dan restart PC.

“An error occurred while reconnecting F: to \\computername\drive. This connection has not been restored”
Solusi: Saat muncul di Windows 2000 atau XP berarti PC diset untuk terkoneksi dengan jaringan
yang belum tersedia. Pastikan PC dan jaringannya benar-benar terhubung dan bekerja normal. Anda
bisa mencoba berhubungan ke jaringan secara manual dengan membuka folder [My Computer],
lantas klik [Tools] [Map Network Drive]. Pilih huruf drive dari drop-down list. Klik [Browse] untuk mencari lokasi di jaringan.

MS Office

“The document caused a serious error the last time it was opened. Would you like to continue opening it?”
Solusi: Muncul ketika Anda gagal membuka sebuah dokumen berulang kali. Coba buka dokumen
tersebut di PC lain, sekadar memastikan tidak ada masalah pada dokumen. Jika ternyata bermasalah,
masukkan dokumen tersebut dalam daftar Disabled Items dengan mengeklik menu [Help] [About
Microsoft Excel] [Disabled Items…]. Jika suatu waktu akan dihapus dari daftar tersebut, pilih nama
file dan klik [Enable].

“A runtime error has occurred. Do you wish to debug?”
Solusi: Hanya muncul di Microsoft Office 2003 saat fasilitas Script Debugging aktif. Agar
pesan tidak muncul lagi, matikan Script Debugging. Klik menu [Tools] [Internet Options] dan klik tab
[Advanced]. Pada opsi “Browsing”, centangi kotak [Disable script Debugging]. Kosongkan kotak
[Display a notification about every script error]. Tutup semua boks dialog, lantas restart PC.
“The margins of section X are set outside the printable area of the page. Do you want to continue?”
Solusi: Anda telah mengeset margin halaman di luar area cetak printer. Jika Anda tetap memilih
[Continue], risikonya dokumen tidak tercetak sempurna. Sebaiknya, klik [No] dan klik menu
[File] [Page Setup…]. Klik tab [Margins] dan langsung klik [OK]. Saat muncul pesan yang
serupa, klik tombol [Fix] untuk mengoreksi margin secara otomatis

“Error Message: Explorer Caused an Invalid Page Fault in Module Browseui.dll”
SOLUSI: Pesan ini ditemui pada Windows 98/ME ketika file Browseui.dll secara tidak sengaja terhapus atau rusak.Restart PC Anda, lalu tekan [F8] saat proses booting. Pada menu yang muncul, pilih opsi [Command prompt only]. Ketik edit c:\windows\system.ini, lalu tekan [Enter]. Setelah jendela MSDOS Editor muncul, gunakan tombol panah pada kibor untuk menggeser pointer ke bawah tulisan [Boot]. Ubah shell=Explorer.exe menjadi shell=Progman.exe. Tekan [Alt] + [F] untuk men-scroll ke bawah dan keluar dari program, lalu [Enter]. Pilih [Yes] saat muncul opsi untuk menyimpan. Restart PC. Setelah masuk Windows, klik [Start] [Run…]. Ketik control appwiz.cpl, lalu klik [OK] untuk membuka boks dialog Add/ remove Programs. Klik [Microsoft Internet Explorer 5 and Internet Tools], lalu klik tombol [Add/Remove]. Pada jendela penginstalan, pilih opsi [Repair Internet Explorer]. Setelah itu, restart PC dan ubah kembali
shell=progman.exe pada system.ini menjadi shell=explorer.exe.

Explore posts in the same categories: Tips

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: