Menggunakan Secure Copy (SCP) untuk Transfer Data

Secure Copy atau SCP merupakan fasilitas untuk melakukan transfer data secara terenkripsi dari satu komputer ke komputer lainnya. Protokol ini berjalan pada port 22, dan membutuhkan akses shell (apabila linux) pada kedua server.

Karena paket data yang ditransfer terlebih dahulu dienkripsi, maka akan terjadi degradasi kecepatan transfer data tersebut, sekitar 60-70% lebih lambat dari pada apabila menggunakan FTP ataupun wget dari HTTP.

Berikut beberapa contoh penggunaan SCP untuk melakukan transfer data; Gantikan username dengan username anda di pc remote dan ip.address.pc.remote dengan ip address pc remote. Sesuaikan juga informasi path dan nama file dengan kondisi anda.

Kopi “file.txt” dari komputer remote ke komputer lokal kita;

scp username@ip.address.pc.remote:/path/di/pc/remote/file.txt /path/pc/lokal/

Kopi “file.txt” dari komputer lokal ke komputer remote;

scp /path/pc/lokal/file.txt username@ip.address.pc.remote:/path/di/pc/remote/

Kopi direktori “dirlokal” di pc local ke dalam direktori “dirremote”  di pc remote

scp -r /path/pc/lokal/dirlokal username@ip.address.pc.remote:/path/di/pc/remote/dirremote

Kopi “file.txt” di pc remote A ke pc remote B

scp username@ip.address.pc.A:/path/pc/A/file.txt username@ip.address.pc.B:/path/di/pc/B/

Mengkopi secara recursive isi direktori dapat dilakukan dengan *, begitu juga denga multiple file dapat dilakukan melalui filter regex lainnya.

Explore posts in the same categories: command

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: