webhosting sendiri buat domain anda sendiri

Yang dibutuhkan :
Komputer 1 set lengkap yee (satu buah PC dengan OS XP)
Apache / PHP TRIAD / XAMPP sebagai Localhost
IP PUBLIC
DOMAIN

Dengan Asumsi kebutuhan infrastruktur diatas sudah terpasang dan koneksi internet yang memiliki IP public sudah jalan normal kita dapat membuat webhost sendiri dengan bantuan XAMPP.

Sekarang kita mulai memodifikasi konfigurasi modem untuk menjadikan pc yang terhubung dengan adsl kita sebagai server yg meng-host kebutuhan seperti yang saya sebut diatas ([Only Registered Users Can See Links] ftp, telnet, dan lain-lain).

Dari Percobaan diatas, PC anda sekarang sudah bisa di jadikan Server yang bisa dikenali dunia secara langsung, dalam artian bisa meng-host banyak kebutuhan diantaranya [Only Registered Users Can See Links] ftp, email, dan lain-lain, karena peran modem diatas hanyalah sebagai Bridging (tidak memiliki IP dan sebagai penjembatan koneksi internet speedy Anda)

Memperoleh dinamic DNS melalui DynDNS

DynDNS (Dynamic DNS) – [Only Registered Users Can See Links] Adalah penyedia DNS untuk dynamic dan static IP serta banyak Sub-Domain yang bisa di gunakan secara bebas dan GRATIS, dalam artikel ini kita akan membuat satu sub domain ‘anda.subdomain.xxx’ dengan puluhan pilihan subdomain yang sudah tersedia di dyndns.com serta updating secara berkala supaya domain selalu mengenali ip speedy anda yang selalu berganti karena bersifat dinamis, serta software pendukungnya.

Syarat dan Caranya :

1. internet anda harus udah tersambung dengan koneksi internet
2. buka url ini di browser anda : [Only Registered Users Can See Links]
3. atau langsung aja buat account baru di : [Only Registered Users Can See Links]
4. lakukan konfirmasi melalui email Anda tadi, dan klik url yang ada didalam nya untuk mengaktifkan account anda.
5. bila sudah aktivasi, account anda akan langsung aktif
6. lakukan login ke dydns dengan user+password anda tadi
7. klik pada My Services yang terletak pada pojok atas kanan
8. pilih lah menu Add Host Services (gb. lingkar 1)
9. kemudian klik Add Dynamic DNS Host (gb. lingkar 2)

Cara cepat untuk mem by-pass nomer 7-9 dengan meng klik / copy paste di browser: [Only Registered Users Can See Links]

Contoh :

* misal pada hostname anda isian : indorapid
* kemudian dengan pilihan domain : blogdns.net
* settingan yg lain ? default (tanpa ada perubahan)
* kemudian klik ? Add Host

maka alamat url domain untuk IP Public anda adalah :

[Only Registered Users Can See Links]

NOTE :

* Sub-Domain yang anda buat bisa menjadi sub-domain anda selamanya
* Sub-domain yang anda buat tadi ( [Only Registered Users Can See Links] ) tidak bisa mengikuti perubahan ip public internet anda kecuali anda mengikuti tahap terakhir yang akan saya jelaskan di bawah ini, yang akan secara otomatis mengupdate ip dynamic anda dengan sub-domain di dyndns
* Proses Updating DNS pada DynDNS.com

Updating DNS pada DynDNS ini sangat diperlukan, mengingat ip Speedy Anda adalah Dynamic IP ( tidak memiliki IP tetap )

++++++++++++++++

Ada yang pernah denger/tau dengan istilah Virtual Domain dan Virtual Hosting ? Ya, itu adalah solusi u/ pertanyaan QUOTE diatas, jadi 1 server bisa di fungsikan untuk banyak domain.

U/ konfigurasi dasarnya di Apache sbb :

Server configuration

# Ensure that Apache listens on port 80
Listen 80

# Listen for virtual host requests on all IP addresses
NameVirtualHost *:80

<VirtualHost *:80>
DocumentRoot /[Only Registered Users Can See Links]
ServerName [Only Registered Users Can See Links]

# Other directives here

</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
DocumentRoot /[Only Registered Users Can See Links]
ServerName [Only Registered Users Can See Links]

# Other directives here

</VirtualHost>

Kita juga perlu ngeset di NS Servernya, domain serendipity.com dan stupidity.or.id harus sama IP nya ( Asumsi 1 Server 1 IP ).

[Only Registered Users Can See Links] IN A 202.111.23.A
[Only Registered Users Can See Links] IN A 202.111.23.A

U/ Reversenya

202.111.23.A IN PTR [Only Registered Users Can See Links]
202.111.23.A IN PTR [Only Registered Users Can See Links]

U/ konfigurasi di Windows saya belum pernah, mungkin ada rekan – rekan yang statusnya admin windows bisa membantu :teacher:

tapi aku juga blom pernah coba kalo untuk buat hosting sendiri. Selama ini yang aku lakukan jika memakai windows 2003 server sebagai hostingya, tinggal masuk administrative tool–>dns–add domain, dan domain kita tinggal arahkan ns nya ke hosting kita.

Pada dasarnya webhosting di Windows, Linux atau operating sistem lain adalah sama, pc kita dirumah atau dikantor yang terinstall web server adalah salah satu contoh web hosting ( local intranet ), bedanya web hosting yang di internet bisa di akses dari manapun, u/ di linux setelah kita install web server ( Aq biasanya pake apache2 ) default direktori hosting adalah di /var/[Only Registered Users Can See Links] ( Bisa dirubah sesuai keinginan kita, konfigurasinya di file [Only Registered Users Can See Links] )

Jadi kalau kita mau bikin web hosting sendiri, sediakan minimal 1 IP Public ( Static/Tetap ), Sebuah server yang telah terinstall dengan web server dan server DNS ( Bisa buat sendiri atau ngikut DNS ISP )

Explore posts in the same categories: internet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: