Web(+ftp)server Speedy via PROLiNK Hurricane 9200R

Beberapa dari anda mungkin baru tahu kalau berlangganan koneksi internet (dalam contoh ini Speedy) akan mendapatkan minimal 1 IP Public. Entah itu dinamis (setiap kali modem restart ip berubah) atau yang statis. Intinya, dengan IP Public tersebut, kita bisa membuat Webserver atau FTP server. Walaupun Speedy hanya memiliki Upstream 59 kbps dan Downstream 384kbps tidak masalah kalau volume dari pengunjung Web/FTP anda hanya sedikit.


Bagaimana caranya? Dengan sedikit konfigurasi pada modem ADSL, 1 unit komputer server, dan akun pada dynamic dns (free).

Baik, tutorial ini untuk pengguna windows (XP, VISTA, 2003 server). Dalam tes ini saya menggunakan OS Windows XP SP3. Tahapannya adalah sbb:

  1. Pastikan anda sudah memiliki koneksi Internet Speedy (yang saya gunakan paket Office Unlimited dengan 1 IP statis)
  2. Modem ADSL (saya pakai PROLiNK Hurricane 9200R yang memiliki fasilitas DMZ (Demilitarized Zone), DHCP dan Dynamic DNS. Untuk pengetahuan saja, beberapa modem ADSL masih ada yang belum memiliki fasilitas tersebut dan alternatifnya adalah dengan mengupdate firmware terbaru.
  3. Catat IP Private (Modem dan Komputer yang akan di jadikan Webserver/FTP server) dan IP Private modem (defaultnya 192.168.1.1, dan bisa di ubah sesuai dengan IP Private di LAN anda). Cara cepatnya melalui CMD, ketik ‘ipconfig /all’.
  4. Catat IP Public dengan cara ipgue.com atau whatismyip.com
  5. Install Webserver dan atau FTP server, saya dalam tes ini menggunakan XAMPP karena sudah terpaket. Alternatif lain seperti menginstall FTP server saja menggunakan filezilla atau instalasi manual lainnya (apache/IIS, PHP, Mysql).
  6. Buat akun di http://www.dyndns.com, aktivasi (konfirmasi) melalui email anda untuk aktifasi, login kemudian buat host baru. MyHost  (klik add new) Host. Isi dengan nama host. Karena dyndns ini gratis, maka dibelakang nama host tadi aka nada nama tambahan (athcx, 000free.com, dll), pilih yang mudah anda ingat!. Selain nama host tadi, bagian yang paling penting adalah pada textbos IP Address, mudahnya pilih autodetect.
  7. Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi pada modem ADSL melalui web interface. Setting DMZ enable dan isi IP Private computer yang nantinya akan dijadikan webserver/ftpserver. Nantinya DMZ akan melakukan redirect ke ip tersebut bila ada yang melakukan request dari luar. Atau dengan kata lain, ketika anda mengakses IP Public anda dari browser, tetap saja yang muncul adalahweb interface Konfigurasi modem ADSL tetapi bila IP Public tadi di akses dari luar (IP di luar LAN) yang muncul adalah web/ftp hasil redirect DMZ tadi.

  • Untuk setting DDNS, silahkan perhatikan gambar berikut:
  • Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

    Explore posts in the same categories: info, internet

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s


    %d blogger menyukai ini: