Setting DNS di webmin

OK, langsung mulai aja yah, tulisan sebelumnya kita udah membahasa bagaimana cara nya melakukan installasi di DNS, nah sekarang kita akan membahas bagaimana caranya melakukan konfigurasi di Webmin,.

1. Buka interface Webmin yang telah install sebelumnya, buka browser anda, dan masukkin alamat dimana kita menginstallkan webmin dan DNS kita.

DNS 5

2. Nah, yang pertama kali akan kita lakukan adalah membuat Master zone, master zone sendiri fungsinya adalah untuk me-manage domain,  name-server tersebut bertanggung jawab terhadap setiap query yang berhubungan dengan domain tersebut.

DNS 6

3. Setelah mengklik Create Master zone, maka akan keluar tampilan sebagai berikut :

DNS 8

Penjelasa dari Gambar :

Zone type : Tipe dari zona yang akan dibuat, Untuk resolve (domainke IP) pilih Forward, sedangkan untuk Reverse IP (IP ke domain) pilih Reverse.

Domain Name : Untuk menentukan Nama sebuah domain

Records file : Untuk mengkonfigurasi nama file dan lokasi dari file konfig DNS

Master sever : Fungsinya untuk mengetahui letak dari bind di install

Email Address : fungsinya untuk mendefinisikan email address dari administrator yang bertanggung jawab penuh terhadap kepemilikan DNS

Use Zona Template : Penggunaan template untuk konfigurasi zona

IP Address for template : Alamat IP Address yang akan digunakan untuk konfigurasi zona

Refresh time : refresh time pada secondary untuk mengecek SOA (Start Of Authority) record pada master server

Expire Time : Banyaknya waktu yang digunakan oleh secondary server untuk mengupdate kembali data dari primary server

Transfer retry time : Waktu secondary name server untuk menunggu kontak dari primary server apabila refresh time gagal

Default time to live : Banyaknya satuan waktu untuk menyimpan data di dalam cache nya.

Nah, Lakukan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan anda, jika telah selasai. klik tombol Create.

4. Nah setelah zona DNS telah kita buat, maka langsung aja kita masuk ke konfigurasi utama dari DNS.

DNS lageee

5. Pada gambar di atas, pilih menu address, fungsinya adalah untuk meresolve antara hostname ke IP Adrress

DNS 9

Lakukan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan anda, kalau disini saya hanya mendefinisikan Field name dan address,Untuk name isikan hostname komputer tanpa perlu memasukkan nama domain nya. Example : “www”. masukkan IP address yang menjadi DNS server kita.

6. Nah kl sudah, saatnya kita melakukan konfigurasi pada Zona reverse, zona reverse sendiri bertujuan untuk memetakan IP Address ke hostname. pada Poin 3. pilih menu Reverse.

DNS 10

7.Perhatikan Gambar di bawah ini :

DNS 11

Nah, pada Gambar di atas, pilih menu Reverse adrees, menu tersebut berfungsi untuk mengubah IP Address ke Hostname.

DNS 13

Lakukan Konfigurasi Seperlunya.

8. Langkah Selanjutnya restart Daemon DNS yang kita miliki.

9. Lakukan terakhir lakukan Pengecekan di sisi client, apakah DNS kita telah berhasil atau belum.

lagi

Bisa dilihat, DNS yang telah kita buat telah berhasil.

Menggabungkan Paket DNS dengan Webmin

Tulisan kali ini akan membahas bagaimana caranya menggabungkan Paket DNS dengan  Webmin, ok kita langsung masuk ke acara intinya:

Sebelumnya, ada baiknya terlebih dahulu kita cek apakah bind telah bisa dikonfigurasikan atau belum menggunakan Webmin, cara nya adalah : buka browser, kemudian masukkin alamat webmin yang kita miliki : https://192.168.1.7:10000/bind8/, jika belum terinstall tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.

DNS1

Jika Webmin yang kita miliki belum terinstall paket DNS nya, maka ikuti langkah berikut:
Langkah Pertama,Install terlebih dahulu paket bind nya :

root@cupid-laptop:~# apt-get install bind

Langkah Kedua, buka browser anda, kemudian masuk ke configurasi Webmin nya :

https://192.168.1.7:10000/bind8/
jika telah terinstall tampilan nya akan seperti gambar dibawah ini :

DNS2

Terimakasih, untuk sementara tulisan kali ini, hanya sebatas instalasi saja, insyaallah tulisan selanjutnya akan membahas bagaimana cara nya mengkonfigursi DNS melalui Webmin.

Cek konfigurasi dns server lewat client

Bismillahirrohmanirrohim…
Setelah dns server kita selesai di konfig, saatnya di tes. Pertama tes lewat server itu sendiri. Berikut skrinshutnya

Dari gambar diatas kita mengecek dengan perintah dig http://www.website1.com. Pastikan question section dan answer section itu ada.

Setalah dicek dari servernya sendiri, selanjutnya yaitu cek dari client. Sebelumnya setting dns client, arahkan ke server dns kita. Berikut skrinsutnya.

Dari gambar diatas, kita setting TCP ip dan dns diisi dengan dns server kita. Selanjutnya cek dns server kita lewat client.

Dari gambar diatas, pengecekan dengan menggunakan perintah nslookup http://www.website1.com. Kalau sudah, selanjtunya kita coba akses website kita yang telah kita buat dan dikonfigurasi seperti pada tutorian sebelumya. Berikut skrinsutnya

Alhamdulillah semua berjalan lancar.

 

 

Explore posts in the same categories: webadmin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: